Guys, Tindakan Ini Justru Jadi Kesalahan ketika Wawancara Kerja

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

JAKARTA - Tampil sempurna ketika wawancara kerja adalah harapan setiap fresh graduate. Berbagai hal pun disiapkan jauh-jauh hari supaya tidak melakukan kesalahan yang sia-sia.

Meski begitu, tak semua tindakan baik bisa memberikan kesan yang baik bagi perusahaan, lho. Dilansir dari USA Today, berikut beberapa tindakan yang sebaiknya kamu hindari ketika ingin mengikuti wawancara kerja.

1. Datang terlalu pagi

Kandidat dilarang terlambat dalam wawancara kerja. Datang lebih awal juga membuat para kandidat lebih tenang sehingga bisa memberikan jawaban maksimal ketika berhadapan dengan pewawancara.

Meski begitu, datang terlalu awal, misalnya satu jam sebelum waktu yang ditentukan justru bisa membuat pihak perusahaan menjadi tak nyaman. Sebab, pewawancara yang akan berhadapan denganmu bisa jadi belum siap dan masih melakukan pekerjaan lainnya. Nah, jika kamu memang datang lebih awal, lebih baik tunggu di dekat kantor. Selang beberapa menit, barulah kamu menuju lokasi wawancara kerja.

2. Menjelaskan sesuai dengan yang tertulis di CV

Wawancara kerja adalah kesempatan bagi kandidat dan pihak perusahaan untuk saling mengenal lebih dalam. Biasanya, perusahaan akan menanyakan lebih detail lagi mengenai kompetensi yang dimiliki kandidat.

Oleh sebab itu, jangan hanya menceritakan mengenai apa yang ditulis di CV karena hal tersebut sudah dibaca oleh pewawancara sebelumnya. Sebaiknya jelaskan apa yang sudah kamu lakukan selama ini, sesuai dengan konteks posisi yang dilamar. Sebutkan juga tanggung jawab yang telah dilakukan beserta capaiannya.

3. Menanyakan pertanyaan yang telah disiapkan

Memberi pertanyaan kepada pewawancara menjadi poin plus bagi kandidat. Tak jarang, mereka sudah menyiapkan pertanyaan dari rumah untuk mengantisipasi hal ini.

Meski begitu, kadang kandidat tak sadar bahwa pertanyaan yang diajukan sudah dijelaskan selama wawancara berlangsung. Hal ini justru membuat mereka tampak tidak mendengar dan memperhatikan. Karena itu, selama wawancara usahakan untuk membuat catatan kecil mengenai poin-poin yang penting. Sehingga, kamu bisa mencari pertanyaan lain yang lebih tepat.

4. Mengakhiri wawancara dengan penutup yang pas

Sebelum mengakhiri wawancara sebagian kandidat akan menanyakan kesan yang diperoleh pewawancara. Nah, dibanding cara tersebut, tidak ada salahnya kamu menanyakan pengalaman pewawancara selama bekerja di perusahaan, bagaimana tantangan yang dia hadapi. Cara ini akan memberi kesan bahwa kamu cukup antusias dengan pekerjaan yang ditawarkan perusahaan, sebelum proses wawancara berakhir.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x