Image

Nah Lho! Penabrak Ojek Online di Tangerang Diancam Hukuman Mati

Pelaku penabrak ojek online akan dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati (Foto: Rikhi Ferdian/OKEZONE)

Pelaku penabrak ojek online akan dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati (Foto: Rikhi Ferdian/OKEZONE)

TANGERANG - SBH (22), sopir angkot tembak yang menjadi pelaku penabrak ojek online di Tangerang, akan dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Seperti diketahui, SBH (22) seorang sopir angkot R03a jurusan Pasar Anyar-Serpong, menjadi pelaku penabrakan terhadap pengemudi online saat bentrokan antara sopir angkot vs ojek online pecah, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Aksi SBH yang dengan sengaja menabrakan mobilnya tersebut terekam oleh salah seorang saksi mata dan menjadi viral di media sosial.

Kapolres Metro Tangerang, Kombespol Harry Kurniawan menuturkan, terkait pelaku penabrak pengemudi online yang menjadi viral ini, akan dijerat dengan pasal percobaan pembunuhan dijuntokan dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

"Ada pertimbangan teknis dengan penyidik serta dengan petunjuk petunjuk di TKP, sehingga kita tentukan pasal tersebut untuk menjerat pelaku," jelasnya kepada Okezone, Sabtu (11/4/2017).

Saat ini pihaknya juga masih memeriksa saksi-saksi yang sudah diamankan. Sejak kemarin, pihaknya sudah memilah beberapa tersangka dari beberapa kejadian saat bentrokan antara sopir angkot bs ojek online beberapa waktu yang lalu.

"Kita juga sudah amankan 18 tersangka dan sudah kita tetapkan 13 tersangka kita akan jerat dengan pasal di UU Darurat serta pasal 170 tentang bersama-sama melakukan pengrusakan," pungkasnya.

(raw)
Live Streaming
Logo
breaking news x