HISTORIPEDIA: Xi Jinping Terpilih Menjadi Presiden China

Presiden China Xi Jinping. (Foto: Reuters)

Presiden China Xi Jinping. (Foto: Reuters)

PADA 13 Maret 2013, Presiden Partai Komunis China, Xi Jinping dipilih sebagai pemimpin negara berpenduduk terbanyak sekaligus salah satu kekuatan besar dunia. Keputusan penunjukan Xi diambil setelah dilakukannya pemungutan suara pada pertemuan parlemen di Beijing.

Delegasi dari Kongres Rakyat Nasional yang berkumpul di Aula Besar Rakyat di Beijing memberi suara 2952 berbanding 1 untuk Xi dengan tiga suara absen. Jumlah ini menyuarakan keputusan dari para pimpinan partai untuk menaikkan Xi ke kursi presiden.

Terpilihnya Xi menggantikan Hu Jintao sebagai orang nomor satu di China bukanlah hal yang mengejutkan. Sebelumnya, putra dari tokoh revolusi China, Xi Zhongxun itu telah ditunjuk sebagai Ketua Partai Komunis dan pimpinan militer, dengan penunjukannya sebagai presiden, Xi telah memegang gelar terakhir dari tiga gelar yang sebelumnya dipegang oleh Hu Jintao.

Sejak memegang posisi ketua partai pada November 2012, Xi telah berjanji untuk terus menjaga supremasi Partai Komunis, memperbaiki kehidupan rakyat, penghematan dan menjalankan reformasi ekonomi. Dia juga menyatakan secara tegas untuk memerangi korupsi yang selama ini membuat rakyat China marah.

“Dia adalah pemimpin yang tidak dapat diajak korupsi, dan hal itu dapat membantunya menghancurkan berbagai rintangan yang ditemui pada tahap reformasi ekonomi China,” kata seorang Wirausahawan China, Zhou Dewen mengenang kepemimpinan Xi.

Selain itu, Xi juga dianggap memiliki aset besar dengan tidak memiliki kedekatan dengan faksi tertentu.

Banyak pihak yang berharap Xi akan membawa perubahan kepada China yang muncul sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia, namun dilanda ketimpangan sosial, korupsi, dan kerusakan lingkungan. Namun, di sisi lain warga China semakin tidak percaya kepada pemerintah dan sangat cepat menggunakan internet untuk melancarkan kritik mereka.

Secara resmi, Xi dipilih untuk menjalankan perannya sebagai presiden China untuk masa lima tahun. Tetapi, banyak yang meyakini, selama tidak ada peristiwa yang luar biasa atau ajal yang menjemput, Xi akan berkuasa selama setidaknya satu dekade.

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x