Presiden AS Makan Siang dengan Pangeran Arab dan Latar Belakang Kandidat PM Belanda yang Anti-Islam

Kandidat PM Belanda Geert Wilders dan makan malam Presiden Trump bersama Pangeran Arab. (Foto: Reuters)

Kandidat PM Belanda Geert Wilders dan makan malam Presiden Trump bersama Pangeran Arab. (Foto: Reuters)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald John Trump menjamu Wakil Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dengan makan siang bersama di Gedung Putih, Washington. Jamuan makan siang tersebut diadakan di Ruang Oval Gedung Putih, tempat presiden biasanya menyambut tamu negara.

Dalam makan siang tersebut, kedua orang penting itu juga membahas investasi Arab Saudi di AS. Investasi dari Negeri Petrodolar itu dapat membantu janji Presiden Trump untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Untuk diketahui hubungan antara Arab Saudi dengan AS menghangat di masa pemerintahan Barack Obama.

(Baca Selengkapnya: 100 HARI TRUMP: Presiden AS Ajak Pangeran Arab Saudi Makan Siang di Gedung Putih)

Kandidat Perdana Menteri Belanda, Geert Wilders yang kontroversial karena mengusung kampanye anti-Islam ternyata memiliki latar belakang yang dekat dengan Indonesia. Ia yang merupakan politisi sayap kanan Belanda ternyata keturunan Indonesia.

Ibunya diketahui merupakan perempuan asal Sukabumi, Indonesia. Sementara ayahnya adalah seorang Belanda. Wilders dibesarkan di keluarga Katolik dan merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.

Dikenal sebagai politisi anti-Islam, dalam darahnya justru mengalir napas negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia. (rav)

(Baca Selengkapnya: Anti-Islam, Kandidat PM Belanda Geert Wilders Keturunan Indonesia)

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x