Pabrik Senjata Korut Sanggup Produksi 12 Ribu Ton Bahan Kimia Berbahaya

Ilustrasi. Tabung berisi VX. (Foto: Chuck Robinson/AP)

Ilustrasi. Tabung berisi VX. (Foto: Chuck Robinson/AP)

KOREA Utara tidak termasuk negara yang menandatangani Konvensi Senjata Kimia sehingga berada di luar ketentuan dan merasa bebas untuk memproduksi senjata pembunuh massal. Sementara negara lain yang menandatanganinya berjanji untuk menahan diri dalam menggunakan serta memproduksinya.

Rudal balistik berbagai jarak, roket satelit Bumi, dan racun saraf VX, hanya lah sebagian kecil dari persenjataan militer yang Korut punya. Dalam laporan terbaru dari Asisten Khusus Direktur Eksekutif IISS-Amerika, Mark Fitzpatrick, tiga pabrik senjata kimia Pyongyang sanggup memproduksi sekira 12 ribu ton bahan kimia berbahaya dalam setahun.

Fitzpatcik mengungkap, pada 2011 banyak ahli tak mempercayai kemampuan negara tertutup tersebut. Akan tetapi, perhitungan bersih IISS Strategic Dossier, Rabu (16/3/2017), menunjukkan negara yang dikomandoi diktator muda Kim Jong-un itu memiliki 2.500 sampai 5.000 ton bahan kimia.

Salah satu senjata kimia mematikan yang diyakini sudah berhasil diproduksi Korut adalah racun saraf VX. Penggunaannya kini diketahui luas berkat kasus pembunuhan Kim Jong-nam pada 13 Februari 2017. Dalam waktu singkat, racun tersebut melumpuhkan korbannya tanpa merusak penampilan luar. Cukup membiuskan dengan sapu tangan atau kain ke wajah, dan korban bisa kehilangan nyawanya.

“VX adalah senjata kimia yang mengerikan. Penggunaannya sangat tidak dianjurkan, baik dalam medan pertempuran maupun sebagai alat membunuh. Seperti semua racun saraf, VX mengganggu fungsi normal enzim di otot dan kelenjar persimpangan, menyebabkan otot-otot mengepal terkatup, sehingga mustahil korbannya bisa bernapas normal,” terang laporan tersebut.

IISS menduga, VX yang membunuh kakak tiri Kim Jong-un di terminal dua Bandara Internasional Kuala Lumpur itu diberikan dalam dosis konsentrasi tinggi. Hal itu memungkinkan kegagalan pernapasan dalam beberapa menit, korban sekarat dan tak sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

Jika benar Korut dalang di balik kasus pembunuhan Kim Jong-nam, penggunaan racun saraf VX sekali lagi membuktikan bahwa negara itu adalah provokator yang mengerikan. Bukan mustahil, Pyongyang bisa menggunakannya untuk menghadapi AS dan Korea Selatan.

(Sil)
Live Streaming
Logo
breaking news x