HISTORIPEDIA: Serba Hijau, Dunia Rayakan Hari Santo Patrick

Parade Hari Santo Patrick di salah satu sudut Kota London, Inggris (Foto: Carl Court/AFP)

Parade Hari Santo Patrick di salah satu sudut Kota London, Inggris (Foto: Carl Court/AFP)

WARNA hijau dan daun semanggi dipastikan akan memenuhi Irlandia dan Amerika Serikat (AS) sepanjang hari ini. Mereka turut menyemarakkan peringatan meninggalnya sang santo pelindung Irlandia, Santo Patrick.

Kisah hidup Santo Patrick hanya dapat diketahui dari buku berjudul ‘Confessio’, sebuah buku yang ditulis di tahun-tahun terakhir hidupnya. Patrick diyakini lahir di Skotlandia, Inggris Raya, dari keluarga penganut Kristen taat. Inggris Raya saat itu berada di bawah pemerintahan Kekaisaran Romawi.

Patrick ditangkap dan dijual sebagai seorang budak pada usia 16 tahun oleh para perampok. Selama enam tahun, Patrick bekerja sebagai gembala di Irlandia. Pengalaman religius dimulai ketika dirinya mendengar suara dalam mimpi di suatu malam. Ia kemudian melarikan diri dan menemukan potongan ayat Injil di atas kapal yang membawanya ke Inggris untuk berkumpul bersama keluarga.

Menurut buku ‘Confessio’, Patrick kemudian kembali bermimpi didatangi seseorang bernama Victoricus yang memberinya sepucuk surat berjudul ‘Suara Orang Irlandia’. Dari surat itu, ia merasa mendengar suara dari orang-orang Irlandia yang memohon dirinya agar kembali dan berjalan bersama mereka sekali lagi.

Patrick kemudian dibaptis sebagai seorang uskup. Ia tiba kembali di Irlandia pada 433 dan mulai menyebarkan Injil. Ia membaptis ribuan warga Irlandia sebagai seorang Katolik dan membangun sejumlah gereja di sana. Setelah 40 tahun hidup dalam kemiskinan, mengajar, mengembara, dan bekerja tiada henti, Patrick meninggal dunia pada 17 Maret 461 di Saul, Irlandia.

(war)
1 / 2
Live Streaming
Logo
breaking news x