facebook pixel

Lebih Dekat dengan Waprodek, Mobil Perdesaan Buatan ITS

Mobil perdesaan Waprodek (Foto: Nurul/Okezone)

Mobil perdesaan Waprodek (Foto: Nurul/Okezone)

SURABAYA - Tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menjuarai lomba desain kendaraan perdesaan yang digelar oleh Institut Otomotif Indonesia (IOI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Mobil tersebut diberi nama Waprodek.

Siapa yang menyangka ide membuat Waprodek ini muncul karena faktor kebutuhan. Penggagas Waprodek, Nyoman Sutantra, mengatakan ide membuat Waprodek muncul setelah ia melihat sendiri kondisi masyarakat perdesaan.

"70 persen masyarakat Indonesia ada di perdesaan. Kemiskinan juga identik dengan perdesaan sehingga harus diubah menjadi lebih kreatif dan produktif," kata Nyoman, kepada Okezone, belum lama ini.

Hadrinya Waprodek, lanjut dia, diharapkan mampu mendukung kegiatan perekonomian masyarakat perdasaan. Menurut Nyoman, Waprodek merupakan kendaraan multiguna. Selain bisa digunakan untuk mengangkut penumpang, mobil ini bisa digunakan sebagai sarana produksi.

"Bisa digunakan untuk menggiling padi, memompa air di sawah, dan pastinya sebagai pengangkut penumpang," katanya.

Waprodek didesain hanya mampu melaju dengan kecepatan 50 kilometer per jam. Alasannya, kecepatan tersebut lebih aman. (san)

(ton)
​