facebook pixel

Siemens Ajak Mahasiswa Bikin Mobil Listrik, Diproduksi 50.000 Unit per Tahun

Salah satu hasil karya Uniti Sweden yakni gokart listrik (Foto: AP)

Salah satu hasil karya Uniti Sweden yakni gokart listrik (Foto: AP)

STOCKHOLM - Sekelompok mahasiswa Swedia yang pernah berhasil mengumpulkan dana sebesar 1,2 juta euro atau sekira Rp17 miliar untuk membuat mobil listrik mendapat perhatian dari perusahaan teknologi Jerman, Siemens.

Kelompok mahasiswa yang mendirikan perusahaan starup bernama Uniti Sweden tersebut menandatangani kerja sama dengan Siemens untuk membuat city car bertenaga listrik pada Rabu 15 Maret 2017. Nantinya sebanyak 50 ribu city car akan diproduksi setiap tahunnya mulai 2018.

"Peluang ini tidak hanya untuk membuat mobil secara berkelanjutan, tapi juga memproduksinya dalam sebuah cara yang berkelanjutan dalam skala besar," kata Lewis Horne, CEO Uniti Sweden, seperti dikutip dari AP.

Sementara itu, Ola Janson dari Siemens Industry Software mengatakan, pihaknya senang bisa menemukan partner dari kalangan anak-anak muda, sebuah perpaduan yang serasi.

"Siemens merupakan perusahaan sangat tua, perusahaan yang stabil, dan inovatif, sementara Uniti Sweden dibuat oleh kalangan muda, orang-orang yang inovatif, yang tidak memiliki batasan," jelas Janson.

Mobil yang diberi nama L7e itu memiliki daya tampung dua orang. Jantung penggeraknya mampu memproduksi tenaga 15 kW dengan kecepatan maksimum 130 kilometer per jam. Dengan bobot 400 kilogram, L7e memiliki daya jelajah 150 km untuk sekali isi ulang baterai.

Rencananya L7e akan diluncurkan pada akhir 2017, namun pengiriman unitnya baru akan dilakukan pada awal 2019. Banderolnya diperkirakan di kisaran 200 ribu kronor atau sekira Rp300 juta.

(ton)
​