Selandia Baru Usir Diplomat AS, Kenapa Ya?

Colin White (kiri) dan istrinya. (Foto: Facebook via Daily Mail)

Colin White (kiri) dan istrinya. (Foto: Facebook via Daily Mail)

WELLINGTON – Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan (MFAT) Selandia Baru mengusir diplomat Amerika Serikat, Colin White, atas keterlibatannya dalam suatu kejahatan serius. Tidak diketahui pelanggaran seperti apa yang telah dilakukannya.

Namun kabarnya, kejadian itu telah membuat wajah White lebam dan hidungnya patah. Ayah dua anak itu sudah melarikan diri sebelum polisi tiba.

Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa White bekerja sebagai atase bagian teknis di Kedutaan Besar AS di Wellington. Guna mengungkap kasus ini, kepolisian Selandia Baru perlu menanyai dia. Namun White menolak memenuhi panggilan dan bersembunyi di balik gedung Kedubes AS.

Kepolisian Selandia Baru kemudian mengadukan hal ini kepada Kemenlu. Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully meminta Kedubes AS mencabut kekebalan hukum White untuk keperluan investigasi. Akan tetapi, pihak kedutaan menolak.

Kemenlu lantas meminta diplomat tersebut meninggalkan Selandia Baru. Menurut kebijakan setempat, setiap delegasi asing memang memiliki kekebalan hukum dari proses kriminal. Akan tetapi, mereka tetap harus mematuhi hukum di Selandia Baru dan wajib melepas kekebalannya jika diminta.

Sejauh ini, pihak kedubes AS di Wellington menolak berkomentar. “Kami mempertimbangkan dengan serius segala usulan terkait pelanggaran serius terhadap kode etik yang diharapkan dari seorang pejabat pemerintah,” terangnya singkat, seperti dikutip dari Independent, Senin (20/3/2017).

Colin White lahir di Alabama. Ia terlibat insiden misterius di Lower Hutt, Tirohanga, dekat Wellington pada Minggu 19 Maret 2017 waktu setempat. Belum ada seorang pun yang ditangkap terkait insiden tersebut.

(Sil)
Live Streaming
Logo
breaking news x