Usai Istana Terima Petani yang Kakinya Dicor, Penambangan Semen Dihentikan Sementara

Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki

Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki

JAKARTA - ‎Pemerintah melalui Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki menyatakan,sepakat untuk menghentikan sementara proses kegiatan penambangan PT Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah‎.

Hal itu disampaikan setelah pihaknya menerima aspirasi dari empat petani yang melakukan aksi unjuk rasa dengan mencor kakinya dengan semen. Tetan mengatakan, PT Semen Indonesia juga diminta memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak akibat hilir mudiknya kendaraan berat yang melakukan aktivitas penambangan di lokasi.

"‎Jadi tadi pagi kami sudah memanggil PT Semen Indonesia yang hadir Kementerian BUMN yang diwakili Deputi untuk merespon demo dari masyatarat Kedeng yang menolak pabrik semen. Sudah disepakati bahwa PT Semen menghentikan sementara proses penambangannya dan memang sudah mereka hentikan. Kedua mereka akan melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak akibat alat-alat berat," ujar Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Teten menambahkan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga akan menunda peresmian pabrik semenen di Rembang, Jawa Tengah tersebut. Sebab, pihaknya tengah menunggu proses hukum yang tengah berjalan di kepolisian.

"‎Recana peresmian pabrik mungkin ditunda dulu. Kita termasuk juga beberapa proses hukumnya terhadap masyarakat Kendeng, saya akan bicarakan dengan Kapolri dan Kapolda," jelas Teten.

Ia menambahkan, pemerintah tengah menunggu rampungnya Kajian Lingkungan Hidup starategis (KLHS) yang tengah di‎lakukan oleh tim independen yang diperkirakan akan selesai pada akhir Maret ini.

"‎Sehingga setelah KLHS selesai akan membicarakan hasil KLHS ini dengan Kementerian BUMN, PT Semen Indonesia dengan KLHK dan Pemda, gubernur dan bupati," tandasnya.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x