Debat Capres Prancis, Kandidat Paparkan Gaya Kepemimpinan

(Francois Fillon, Emmanuel Macron, Jean-Luc Melenchon, Marine Le Pen, dan Benoit Hamon. Foto: Patrick Kovarik/Reuters)

(Francois Fillon, Emmanuel Macron, Jean-Luc Melenchon, Marine Le Pen, dan Benoit Hamon. Foto: Patrick Kovarik/Reuters)

PARIS – Debat kandidat perdana calon Presiden (capres) Prancis resmi digelar. Lima orang kandidat saling melontarkan ide serta janjinya untuk meraih simpati warga Negeri Mode. Sebenarnya, ada 11 orang kandidat yang terdaftar sebagai capres Prancis. Namun, enam orang lainnya didepak karena kurangnya dukungan.

Kandidat asal Partai Republik Francois Fillon menyatakan akan menjadi seorang presiden yang mampu menyembuhkan Prancis dari penyakit birokrasi yang gemuk, seorang pengayom, dan membawa negaranya kembali menjadi kekuatan utama dunia.

Capres Jean-Luc Melenchon akan membawa perubahan terhadap konstitusi Prancis. Ia menyebut akan menjadi Presiden Republik Kelima Prancis yang terakhir karena akan mendorong Republik Keenam atau amandemen konstitusi keenam. Ia juga akan menjadi Presiden Prancis yang ramah lingkungan serta cinta damai.

Kandidat yang dijagokan keluar sebagai pemenang Emmanuel Macron, mengambil pendekatan berbeda. Ia mengklaim telah melakukan banyak hal bagi kemajuan Prancis, tetapi juga masih ada penghalang, yakni politik gaya tradisional. Macron mengambil gaya menyerang tepat pada pertanyaan pertama.

“Negara ini berada dalam situasi yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Prancis menghadapi tantangan baru. Politikus tradisional tidak bisa menghadapi tantangan tersebut,” ujar Mantan Menteri Perekonomian Prancis itu, seperti dimuat The Guardian, Selasa (21/3/2017).

(war)
1 / 2
Live Streaming
Logo
breaking news x