Bela Duterte, Anggota Parlemen Sebut Presiden Filipina Belum Pantas Dimakzulkan

Presiden Filipina, Rodigo Duterte. (Foto: Inquirer)

Presiden Filipina, Rodigo Duterte. (Foto: Inquirer)

MANILA - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte dianggap belum pantas dimakzulkan lantaran belum ada bukti spesifik terkait tuduhan kejahatan yang dilakukannya. Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu anggota parlemen Filipina, Harry Roque.

Roque menyatakan, hingga saat ini belum ada bukti substansial yang mampu mendukung proses pemakzulan Duterte. Selain itu, Roque juga meminta teman sejawatnya untuk memikirkan kembali terkait tuntutan pemakzulan tersebut.

"Tidak ada bukti untuk mendakwa Duterte atas pembunuhan di luar hukum perang narkoba," ujar Roque sebagaimana diwartakan Inquirer, Selasa (21/3/2017).

Roque menambahkan, dirinya juga meminta Perwakilan Majelis Filipina, Gary Alejano, untuk menarik kembali usulan pemakzulan Duterte. Ia menyatakan, seorang pengadu seharusnya memiliki bukti yang kuat untuk menggulingkan presiden.

Tak hanya Roque, sebelumnya Ketua Parlemen Filipina, Pantaleon Alvarez juga menyampaikan dukungannya terhadap Duterte secara gamblang. Ia menganggap gugatan pemakzulan Duterte adalah adalah sebuah kebodohan dan kemungkinan besar tidak akan berhasil.

Hal senada disampaikan Menteri Kehakiman Filipina, Vitaliano Aguirre II yang mengatakan, ‘tuduhan tanpa bukti bukanlah sebuah bukti’. Aguirre menambahkan, Presiden Duterte tidak pernah melakukan pelanggaran yang dapat membuatnya dimakzulkan. (rav)

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x