Image

Dubes Italia: Diterpa Berbagai Krisis, Uni Eropa Tak Boleh Tercerai-berai

Dubesa Italia untuk Indonesia Vittorio Sandali. (Foto: Okezone/Dika)

Dubesa Italia untuk Indonesia Vittorio Sandali. (Foto: Okezone/Dika)

JAKARTA – Organisasi negara-negara Benua Biru, Uni Eropa (UE) akan memperingati 60 tahun penandatanganan Perjanjian Roma yang menjadi tanda dimulainya penyatuan Eropa. Namun, di tengah titik penting sejarah itu, UE saat ini tengah dilanda sejumlah permasalahan yang mengikis integrasi organisasi tersebut.

Krisis pengungsi yang masuk ke Eropa menimbulkan protes dari beberapa negara anggota yang menyatakan ketidaksediaannya menampung imigran dari Timur Tengah dan Afrika. Tahun lalu, referendum yang digelar di Inggris juga memenangkan kelompok pro Brexit yang menginginkan negaranya keluar dari UE.

Meski UE menghadapi tahun yang berat, Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli merasa optimistis akan masa depan UE. Italia adalah salah satu dari enam negara yang menandatangani Perjanjian Roma pada 25 Maret 1957 dan memelopori berdirinya Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE), cikal bakal dari UE.

“Uni Eropa saat ini sedang membentuk visinya, apa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir dinilai oleh banyak negara UE sebagai kesempatan untuk memperkuat mekanisme kami dan mencari perspektif baru untuk persekutuan. UE dinilai sebagai salah satu organisasi paling maju di komunitas internasional,” kata Dubes Vittorio, Selasa (21/3/2017).

Ditemui media usai mengisi seminar 60 tahun UE bertajuk "From Rome 1957 To Today: The European Integration And Its Future" di Jakarta, Dubes Vittorio menyatakan tidak ragu UE akan tetap bersatu di masa mendatang. Menurutnya, mengisolasi diri di dunia saat ini adalah sebuah tindakan yang kontraproduktif.

“Beberapa bulan belakangan ada keraguan, tantangan, tetapi untuk jangka panjang saya pikir tidak ada alternatif yang lebih baik bagi negara-negara Eropa selain tetap bersatu,” ujarnya.

(dka)
TAG : Italia
Live Streaming
Logo
breaking news x