Hari Ini, Kubu Anies-Sandi Bakal Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya

Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi. (Foto: Dara Purnama/Okezone)

Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi. (Foto: Dara Purnama/Okezone)

JAKARTA – Tim advokasi calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno (Anies-Sandi) akan melaporkan pemilik lembaga survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC), Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya.

Laporan ini terkait dugaan penyebaran konten berbau fitnah mengenai kontrak politik palsu Anies-Sandi melalui akun media sosial Twitter @saiful_mujani pada Sabtu 18 Maret 2017 sekira pukul 16.42 WIB. Sebelumnya, Tim Advokasi Anies-Sandi telah melaporkan perkara dugaan black campaign ini ke Bawaslu.

"Perlu dicatat, Saiful Mujani sekalipun kalau bukan dia pelakunya (pembuat black campaign), dia telah turut menyebarkan (melalui akun Twitter)," kata Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi di Rumah Pemenangan, Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017 malam.

Oleh karena itu, hari ini, Selasa (21/3/2017), Tim Advokasi Anies-Sandi akan melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. "Pasti besok (hari ini, Selasa 21 Maret 2017) kita ke Polda. Walaupun dia (Saiful Mujani) bukan pembuat, tapi dia penyebar. Karena Undang-Undang ITE bukan bicara siapa yang melakukan, tapi juga siapa yang menyebarkan," paparnya.

Yupen menyayangkan tindakan yang dilakukan Saiful Mujani melalui akun Twitternya.

"Kita tahu beliau adalah ilmuan. Beliau adalah CEO dari sebuah lembaga konsultan hukum yang ternama. Kenapa kemudian sanggup melakukan, meng-upload hal yang seperti ini, walaupun dibungkus dengan pertanyaan, tetapi dampak yang kemudian muncul adalah menjadi viral dan kemudian merugikan kita," katanya.

Yupen menerangkan, seharusnya sebagai orang yang berpendidikan Saiful Mujani bisa menganalisis kebenaran kontrak tersebut.

"Itu seharusnya dalam kapasitas beliau bisa diukur, bisa diduga. Apalagi kemudian kita tahu memang SMRC lembaga konsultannya itu berafiliasi ke salah satu kontestan pada hari ini. Sehingga memunculkan pikiran bagi kita bahwa ini ada kesengajaan," tukasnya.

(erh)
Live Streaming
Logo
breaking news x