Image

Helikopter Polri Mendarat Darurat di Perkebunan, Warga Merasa Dirugikan

TANGERANG - Dayat (40), salah satu petani dan pemilik kebun yang menjadi tempat mendarat darurat helikopter NBO 105 milik Polri mengaku kecewa melihat perkebunannya yang sedang digarap untuk tanaman jenis bayam tersebut rusak.

Lahan seluas 400 meter yang tengah ditanami bibit bayam, terong dan kangkung tersebut menjadi rusak. Bukan hanya karena tertindih badan helikopter, kebunnya rusak karena terinjak-injak oleh warga yang penasaran ingin melihat helikopter nahas itu.

"Kalau dibilang kecewa, ya kecewa, tapi mau bagaimana lagi. Saya saja bingung mau minta ganti sama siapa?," kata Dayat kepada Okezone, Selasa (21/3/2017).

Menurut Dayat, sejak heli tersebut mendarat darurat di kebun miliknya, banyak warga dan petugas yang datang ke lokasi kejadian. Hal ini membuat tanaman lain yang berada di sekitar lokasi ikut rusak karena terinjak-injak.

"Tanaman dan bibit yang baru ditanam juga pada rusak terinjak-injak, karena dari sore sudah ramai. Rugi sudah pasti, cuma bingung harus minta ganti sama siapa?" tandasnya.

(fas)
Live Streaming
Logo
breaking news x