Image

Tolong.. Balita Penderita Hidrosefalus Ini Butuh Bantuan

SERANG - Ilham Putra A Usman (3), balita penderita hidrosefalus yang juga warga Desa Ranjeng, Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, membutuhkan penanganan medis cepat dan biaya. Namun, Kartu BPJS Kesehatan yang dimiliki tidak dapat berfungsi saat akan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Putra pasangan Usman (33) dan Amelia (27) ini sejak lahir menderita hidrosefalus dan kini hanya dirawat dengan seadanya di rumah kontrakannya.

Amelia bercerita, anaknya sudah beberapa kali dibawa ke rumah sakit di Serang. Namun, karena BPJS yang dimiliki berasal dari Sumedang, anaknya pernah ditolak pihak rumah sakit.

"Sudah ke rumah sakit. Kalau kendala kadang BPJS enggak bisa digunain (di Serang), kadang dibilang penuh," kata Amelia kepada wartawan.

Bahkan, karena putranya membutuhkan perawatan, dia terpaksa menggunakan fasilitas umum dengan biaya sendiri dan anaknya ditempatkan di ruang VIP.

Amelia bersama suaminya yang sehari-hari bekerja sebagai penjual gorengan, mengalami kesulitan untuk membiayai pengobatan sang anak. Terakhir kali, lanjut Amel, Ilham kontrol ke rumah sakit sekitar enam bulan lalu. Itu dilakukan saat sang anak mengalami kejang-kejang dan dibawa ke rumah sakit terdekat di Ciruas. Saat itu, dia dibantu dokter setempat dan mendapatkan keringanan.

Menurut dokter, hidrosefalus yang diderita Ilham harus mendapat penanganan medis yang cepat. Apalagi, sepengetahuan Amel, diameter kepala si anak sudah mencapai 80 cm. "Saya berharap ada yang nolongin, karena kami kesulitan biaya untuk pengobatan. Biar cepat-cepat sembuh," harapnya.

(put)
Live Streaming
Logo
breaking news x