Kunjungan Presiden China ke AS, Dipandang sebagai Kesempatan untuk Menekan Korut

Presiden China, Xi Jinping dan Menlu AS, Rex Tillerson. (Foto: Reuters)

Presiden China, Xi Jinping dan Menlu AS, Rex Tillerson. (Foto: Reuters)

FLORIDA - Presiden China, Xi Jinping tiba di Amerika Serikat (AS) pada Kamis 6 April 2017 sore waktu setempat. Kedatangan Presiden Negeri Tirai Bambu tersebut disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson sebelum akhirnya bertemu dengan Presiden Donald Trump di resor Mar a Lago di Palm Beach, Florida.

Dalam pertemuan tersebut, rencananya kedua presiden akan membahas isu perdagangan dan ancaman Korea Utara (Korut).

Sebagaimana diwartakan Reuters, Jumat (7/4/2017), isu terkait Korut dianggap menjadi salah satu permasalahan yang mendesak untuk dibahas. Menanggapi hal tersebut banyak pihak yang menduga bahwa pertemuan itu akan dimanfaatkan Presiden Trump untuk membujuk China agar bersedia menekan Korut dan menghentikan perilaku tak terduga sari negara pimpinan diktator muda, Kim Jong-un tersebut.

Pihak Gedung Putih sendiri sebelumnya sempat menyatakan, bahwa Presiden Trump akan menggunakan isu perdagangan untuk mencoba memaksa China agar menggunakan pengaruhnya atas Pyongyang.

Sebagaimana diketahui Korut kini tengah gencar mengembangkan teknologi rudal antarabenua yang disebut-sebut mampu menghantam Negeri Paman Sam. Meski telah diberi sanksi dari berbagai pihak baik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun AS sendiri, negara tertutup itu hingga kini masih tidak bergeming.

Mengawali pertemuan, dua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut diagendakan akan menghabiskan waktu bersama secara privat. Setelah itu keduanya akan makan malam bersama istri mereka dan para pejabat lainnya. (rav)

(rfa)
TAG : Panda
Live Streaming
Logo
breaking news x