facebook pixel

Jadi Pemilik Pertama Sports Car BMW i8, Sonny Tak Khawatir Aftersales

Sonny bersama President Director BMW Group Indonesia Karen Lim (Foto: Anton/Okezone)

Sonny bersama President Director BMW Group Indonesia Karen Lim (Foto: Anton/Okezone)

JAKARTA - Sonny Kastara Dhaniswara sumringah bisa memiliki mobil impiannya, BMW i8. Apalagi, ia menjadi orang Indonesia pertama yang memilikinya. Tidak hanya itu, i8 yang dipesannya merupakan edisi khusus, Protonic Red Edition yang hanya ada satu unit di Indonesia. (Baca: Jadi Orang Indonesia Pertama Miliki BMW i8, Sonny Teringat Tom Cruise)

Sports car i8 mengusung mesin hybrid, mengombinasikan jantung mekanik konvensional berkapasitas 1,5 liter yang dipadukan dengan motor listrik. Penggunaan mobil hybrid sendiri belum begitu umum di Indonesia, apalagi tenaga yang dihasilkan i8 cukup besar. Kendaraan yang versi konsepnya pernah digunakan oleh Tom Cruise di film 'Mission Impossible 4' ini mampu berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam 4,4 detik.

Lalu bagaimana dengan layanan aftersales-nya mengingat i8 perlu penanganan khusus?

"Soal aftersales, saya yakin BMW sudah mempersiapkan segala-galanya. Kalau saya memikirkan itu, buang-buang waktu. Kecuali saya beli dari IU (importir umum) atau segala macam. Tapi dengan dukungan dari BMW Group saya malah tidak terpikir. Aftersales dimana, saya tidak terpikir," jelas Sonny, Kamis 20 April 2017.

Kepercayaannya soal layanan aftersales bukan tanpa alasan. Sonny sendiri merupakan penggemar setia merek mobil premium Jerman itu. Koleksi model BMW-nya sudah terbilang lengkap.

"Seri 3, Seri 5, Seri 7, saya sudah punya. Tapi sudah lama sekali," imbuhnya.

Namun ia menepis jika pihak BMW memberikan syarat jika untuk mendapatkan i8 edisi khusus Protonic Red Edition, seseorang harus sudah memiliki mobil BMW.

"Tidak ada (syarat), saya pilih karena suka," ujarnya.

Soal kemana saja mobil itu akan digunakan mengingat i8 mengandalkan tenaga listrik, Sonny mengungkapkan dirinya bukan tipe orang yang suka berpergian jauh.

"Kalau ke luar kota, tidak. Kalau teman-teman bilang saya itu home boy. Saya memang suka driving, tapi tidak jauh-jauh. Paling-paling di sekitar rumah saja," pungkasnya.

(ton)
​