facebook pixel

Ferrari: Mobil Tahun 2013 di Indonesia Sudah Penuhi Euro4

(Foto: Reuters)

(Foto: Reuters)

TANGERANG SELATAN - Pemerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan Peraturan Menteri NO.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M (kendaraan roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan orang), N (roda empat atau lebih yang digunakan untuk angkutan barang), dan O (kendaraan penarik untuk gandeng atau tempel) atau dikenal dengan emisi Euro4.

Aturan ini mulai berlaku pada September 2018 untuk kendaraan bermesin bensin dan pada 2021 untuk mesin diesel. Menanggapi hal itu, distributor mobil sport Ferrari di Indonesia, Ferrari Jakarta, menyatakan kesiapannya memenuhi aturan tersebut.

Hal itu disampaikan CEO Ferrari Jakarta Arie Christopher usai meluncurkan Ferrari LaFerrari Aperta di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (20/4/2017).

"Kalau Euro4, rasanya semua mobil Ferrari yang ada di Indonesia mulai dari tahun 2013 atau 2014 itu sudah memenuhi standar Euro4. Sudah siap, tidak ada masalah," kata Arie.

Ia pun menjelaskan, selain memiliki keunggulan kinerja, style dan eksklusifitas, Ferrari juga dirancang memenuhi persyaratan standar emisi gas buang. Terlebih, produksinya yang terbatas membuat supercar mewah asal Italia ini dianggap unggul dalam penggunaan teknologi terbaru.

"Jumlahnya memang terbatas, di Indonesia saat ini total hanya sekira 400 sampai 450 unit. Keunggulan teknologi itu yang membuat Ferrari bisa menyesuaikan dengan aturan yang berlaku (standar emisi gas buang)," tukasnya.

(ton)
​