Fadli Zon Kaget Ahok Hanya Dituntut Setahun

Sidang Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)

Sidang Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon mengaku terkejut ketika tahu hukuman Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya setahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Dia merasa hukuman yang diberikan seharusnya maksimal, yakni lima tahun penjara.

"Ya, saya juga heran ya. Harusnya sesuai hukum yang ada," tegasnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Politisi Gerindra itu sendiri belum tahu dengan pasti hasil tuntutannya dan alasan jaksa menetapkan vonis sangat ringan. Menurutnya putusan sidang tersebut nantinya harus didalami lagi.

"Mungkin harus didalami dulu oleh ahli-ahli hukum. Apakah ini, suatu tuntutan yang wajar ataukah dibuat-buat. Kami pastinya ingin hukum sesuai yang ada, seadil-adilnya," paparnya.

Ringannya hukuman yang diterima Ahok sendiri dinilai tidak sesuai dengan pasal 156, yang berbunyi barangsiapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, dapat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500.

Namun dalam pasal 156 butir A, ditegaskan lagi pidananya maksimal lima tahun jika dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap agama yang diakui di Indonesia.

Seperti diberitakan, Ahok terbukti bersalah melakukan penistaan agama. Pernyataannya di kepulauan seribu dinilai menyinggung umat beragama tertentu di Indonesia, sehingga menyebabkan demo besar-besaran. Namun begitu, dia mendapat keringana hukuman atas sumbangsihnya bagi DKI Jakarta.

(muf)
Live Streaming
Logo
breaking news x