2.450 Pelajar Papua Ikuti Beasiswa Afirmasi Masuk PTN

Foto: Dok. Okezone

Foto: Dok. Okezone

JAKARTA - Bagi pelajar di Papua dan Papua Barat, kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama merupakan mimpi yang sulit dicapai. Keterbatasan akses pendidikan menjadi faktor utama mereka tak mampu bersaing dalam seleksi nasional, seperti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Intan Ahmad, mengatakan bahwa pemerintah sudah menyediakan beasiswa afirmasi pendidikan tinggi (ADik) untuk memfasilitasi pelajar di kawasan Timur untuk kuliah di PTN. Pada 2017, setidaknya ada 2.450 siswa asal Papua yang mengikuti tes tersebut.

"Tujuannya menyiapkan sumber daya manusia anak-anak Papua yang berkualitas untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Kamis (20/4/2017).

Intan menjelaskan, dari jumlah tersebut, 1.670 siswa berasal dari Provinsi Papua dan 780 siswa berasal dari Provinsi Papua Barat. Sedangkan kuota mahasiswa ADik Papua yang akan diterima sebanyak 600 orang.

"Secara umum ketentuan untuk dapat mengikuti seleksi beasiswa afirmasi ini adalah sekolah mendapat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten atau kota, siswa kelas akhir SMA, dan mendapatkan rekomendasi dari kepala sekolah atau dari pemda kabupaten/kota," paparnya.

Selain untuk putra-putri Papua, beasiswa afirmasi ini juga disediakan bagi siswa di daerah terluar, tertinggal, terdepan (3T). Adapun total kuota beaasiswa ADik yang disiapkan bagi mahasiswa daerah 3T ada 750 orang. (ira)

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x