Sosok Ibu di Balik Ketegaran Malala Yousafzai

Ibunda Malala Yousafzai, Toor Pekai. (Foto: BBC)

Ibunda Malala Yousafzai, Toor Pekai. (Foto: BBC)

NAMA Malala Yousafzai menjadi buah bibir seantero dunia setelah lima tahun lalu rezim Taliban menembaknya saat ia pulang sekolah. Ya, kala itu Malala masih remaja. Namun ia tak gentar memperjuangkan hak-hak anak perempuan untuk mendapat pendidikan.

Sejak saat itu, Malala membangun kehidupan barunya di Birmingham, Inggris, setelah menjalani operasi, dan mengkampanyekan pendidikan untuk semua anak perempuan. Ia memenangkan hadiah Nobel di bidang perdamaian dan mengilhami dunia dengan kisah hidupnya.

Kini ibunya, Toor Pekai Yousafzai, berbicara kepada BBC untuk pertama kalinya untuk menjelaskan bagaimana hidupnya sendiri berubah dalam lima tahun terakhir.

"Sulit rasanya ketika saya harus meninggalkan semua orang di kampung halaman," kata Toor Pekai. "Kami tidak memperkirakan untuk menetap di luar negeri."

Ketika orang lain meninggalkan negeri mereka, mereka siap menerima segalanya, tapi tidak dengan kami. "Kami tiba-tiba harus meninggalkan Pakistan. Serangan (terhadap Malala) itu mengubah segalanya. Kami jadi harus fokus pada hidup Malala."

(rfa)
1 / 4
Live Streaming
Logo
breaking news x