Setelah Wapres AS, Presiden Trump akan Kunjungi Asia

Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih. (Foto: AP)

Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih. (Foto: AP)

SEJAK awal pekan, Wapres AS Mike Pence menjalani tur 10 hari ke empat negara Asia Pasifik. Setelah wakilnya, Presiden AS Donald Trump pun akan melakukan kunjungan serupa.

Saat berada di Jakarta, Wapres Pence pada Kamis 20 April mengumumkan, Presiden Trump akan melawat ke Asia tahun ini. Asia Tenggara yang menjadi fokus presiden-presiden Amerika di masa lalu, sebegitu jauh dilampaui oleh pemerintahan Trump.

Banyak pemerintah di Asia Tenggara mengharapkan komitmen Amerika untuk menandingi kekuatan militer dan ekonomi China. Para menteri luar negeri 10 negara ASEAN diperkirakan akan datang ke Washington awal Mei karena cemas kepentingan mereka dikalahkan oleh prioritas Presiden Trump menghadapi kontra terorisme di Timur Tengah, aliansi lama di Eropa serta ancaman nuklir dan misil Korea Utara.

Kunjungan Wakil Presiden Pence di Jakarta mengadakan pembicaraan dengan Presiden Jokowi memberi pesan bahwa kepentingan Trump di Asia jauh melampaui Korea Utara dan defisit besar perdagangan dengan China.

Pence mengumumkan, Presiden Trump akan menghadiri KTT ASEAN November nanti.

"Washington sedang mengambil langkah untuk memperteguh persahabatan dan memperkuat kemitraan kami dengan ASEAN. Memperkuat hubungan ekonomi dan kerjasama keamanan dalam memerangi terorisme dan dalam isu Laut China Selatan," ujar Pence.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x