Image

Besok, Bawaslu Putuskan Kasus Bagi-Bagi Sembako di Pilkada DKI

Sembako yang diamankan panwaslu saat masa tenang Pilkada DKI 2017 putaran kedua. (Foto: Istimewa)

Sembako yang diamankan panwaslu saat masa tenang Pilkada DKI 2017 putaran kedua. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera memutuskan ‎apakah bagi-bagi sembako saat masa tenang merupakan pelanggaran di Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Adapun keputusan Bawaslu akan segera diumumkan paling lama pada Sabtu 22 April 2017.

"‎Yang sembako kayaknya hari ini atau besok diputuskan. Karena saksinya itu kadang enggak hadir, sudah dipanggil, termasuk terlapornya," kata Mimah di Kantor Bawaslu, Sunter, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017).

Mimah membenarkan bahwa kasus bagi-bagi sembako ‎terkesan sulit untuk diproses. Pasalnya, saat akan didalami terlapor maupun saksi sulit untuk memberikan keterangannya ke Bawaslu.

Alhasil, sambung Mimah, Bawaslu belum dapat memastikan apakah pembagian sembako di masa tenang atas perintah ‎relawan petahana seperti yang kerap diberitakan sebelumnya.

"‎Kalau terlapornya belum datang, saksinya belum datang, penanganannya memang agak sulit karena kita belum ketahui itu sembako atas perintah siapa, siapa yang menyuruhnya. Nah itu itu belum tahu," terang Mimah.

Mimah membenarkan adanya spanduk yang menyatakan bahwa sembako diberikan oleh para relawan petahana di Pilkada Ibu Kota. Namun, hal itu perlu dilakukan proses ‎klarifikasi kepada pelaku.

"‎Walaupun ada di beberapa spanduk yang mengarah pada paslon tertentu. Jadi butuh klarifikasi lebih lanjut," terangnya.

(abp)
Live Streaming
Logo
breaking news x