Korupsi Proyek Talud, Kejari Bogor Tahan 2 Bos Perusahaan Konstruksi

Ilustrasi penahanan (Foto: Ist)

Ilustrasi penahanan (Foto: Ist)

BOGOR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menahan dua tersangka kasus korupsi proyek pembangunan talud di Kampung Muara, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kepala Kejari Kota Bogor M Teguh Darmawan mengatakan, kedua tersangka merupakan direktur utama perusahaan jasa konstruksi, yakni DR dari PT Indotama Anugrah dan JM dari PT Satria Lestari Graha.

Mereka diduga melakukan korupsi pengerjaan proyek talud yang tidak sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun 2015 Pemkot Bogor senilai Rp2,4 miliar.

"Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Paledang, Kota Bogor," kata Teguh, Jumat (21/04/17).

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kota Bogor Andhi Fajar Arianto mengatakan, tim penyidik melakukan penahanan terhadap dua tersangka setelah empat bulan menangani kasus tersebut.

Selama menangani kasus tersebut, pihaknya telah menghadirkan 33 saksi dan kerugian negara akibat korupsi tersebut mencapai Rp2,4 miliar dari pagu anggaran proyek sebesar Rp3,3 miliar.

Andhi pun belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait aliran dana tersebut atau adanya kemungkinan menyeret nama pejabat dari lingkungan Pemkot Bogor karena masih dalam proses pengembangan.

"Pasal yang dikenakan Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 UU No 31 Tahun 99 yang di perbaharui juncto UU No 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP primernya, subsidarnya Pasal 2 juncto 55 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi maksimal 20 tahun penjara," tutupnya.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x