Wow, Perbaikan Jembatan Cipamingkis Bisa Telan Anggaran Rp30 Miliar

Jembatan Cipamingkis ambles (Foto: Okezone)

Jembatan Cipamingkis ambles (Foto: Okezone)

BOGOR - Penanganan atau perbaikan Jembatan Cipamingkis yang ambles di Kampung Jagaita, Desa/Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bisa menelan biaya sebesar Rp30 miliar.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah 1 Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat, Yongga Bhakti mengatakan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk memperbaiki Jembatan Cipamingkis. Pihaknya pun tengah investigasi dan melakukan pembahasan dengan tim bintek terkait langkah yang akan dilakukan.

"Ekstremnya kita robohkan kalau secara singkat waktu. Tidak bisa sembarang karena ada pilar yang masih utuh. Dongkrak atau bikin penopang juga tidak sebentar, pondasi sudah terangkat pilar bikin lagi. Jadi, ada beberapa tahapan," katanya, Jumat (21/4/2017).

Yongga menambahkan, jika bongkar semua dan membuat baru atau total memasang rangka baja yang membentang sepanjang 60 meter itu dibutuhkan dana sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar.

"Ini yang juga sedang kita bahas. Apakah perbaiki atau bangun baru. Karena fisik jembatan ini meski sudah 30 lebih tahun tapi masih bagus. Kerusakan bukan karena fisik atau struktur jembatan, tapi karena alam. Jembatan ini dibuat untuk 50 tahun," jelasnya.

Sementara itu, terkait anggaran pemeliharaan jalan di bawah pengelolaannya jauh menurun dibanding tahun 2016. Anggaran pemeliharaan 2017 totalnya sebesar Rp53 miliar dengan 8 ruas jalan termasuk Jembatan Cipamingkis sebesar Rp7 miliar.

Beberapa paket itu yakni Cileungsi -Cibinong seoanjang 2 kilometer akan diaspal dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,9 miliar. Kemudian, Cibeet sebesar Rp2,5 miliar dan jalan Cianjur-Sindangbarang sepanjang 2 kilometer sebesar Rp2,5 miliar.

Di selatan ruas Cikadu, Cianjur yang targetnya sepanjang 9 kilometer dengan anggaran sebesar Rp10 miliar. Selain itu, juga pemeliharaan saluran di Jalan Mayor Oking sebesar Rp600 juta.

"Tahun lalu lebih dari Rp100 miliar. Sekarang lebih kecil karena programnya hanya pemeliharaan saja dan juga sebagian ada yang sudah ditangani pada tahun lalu," pungkasnya.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x