Rumah Sakit Pendidikan Bakal Terapkan Pelayanan Kesehatan Terintegrasi

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Saat ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) sedang membangun 24 rumah sakit (RS) pendidikan. Salah satu yang akan beroperasi mulai 2018 adalah RS Universitas Indonesia (RSUI).

Rektor UI, Muhammad Anis mengatakan, RSUI diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan juga berperan sebagai lokomotif RS Pendidikan di Indonesia yang produktif menghasilkan riset bidang kedokteran serta kesehatan yang valid dan berkualitas.

"RSUI merupakan RSPTN pertama dengan kosep dan rancang bangun sebagai fasilitas pelayanan kesehatan satu atap," tuturnya dalam siaran pers, Jumat (21/4/2017).

RSUI nantinya berperan sebagai pengampu bagi rumah sakit dan puskesmas di wilayah Kota Depok dan sekitarnya untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Selain itu, dengan peralatan medis terkini RSUI berpotensi melahirkan inovasi dalam deteksi dini penyakit, pengobatan, perawatan, dan pemulihan kesehatan.

Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti menambahkan, RSUI dapat menjalankan fungsi strategisnya untuk memberikan pelayanan kesehatan, tetapi di sisi lain harus menjadi wahana untuk pendidikan dan penelitian.

"RS Pendidikan memiliki tantangan tersendiri, salah satunya terkait pendanaan dan upaya pemberian layanan kesehatan primer yang maksimal dan berkualitas. Saya harap para dokter dan peneliti di RSUI nantinya giat menghasilkan jurnal internasional berbasis ilmu kesehatan dan kedokteran yang juga dikolaborasikan dengan ilmu nonkesehatan," tandasnya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x