Kasus Pembagian Sembako di Pilkada Masih Didalami Bawaslu DKI

Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu DKI Muhammad Jufri (Foto: Okezone)

Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu DKI Muhammad Jufri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri mengatakan, masih memproses kasus dugaan pembagian sembako yang dilakukan pada masa tenang kampanye Pilkada DKI.

"Pembagian sembako di masa tenang beberapa teman di wilayah sedang melakukan tindak lanjut dalam proses klarifikasi sampai hari ini masih dilakukan," ujarnya di Kantor Bawaslu DKI, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (21/4/2017).

Selain itu, Bawaslu baru saja mendapatkan laporan terkait paket sembako yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Sebab itu, Jufri memastikan akan mendalami kasus tersebut.

"Barusan kami juga dapatkan laporan dari salah satu ormas dengan adanya dugaan politik uang dalam bentuk paket sembako secara TSM, hari ini kita terima dan kita akan minta kembali pelapor melengkapi laporannya. Tadi melaporkan hanya dalam bentuk laporan biasa, kalau TSM harus ada formulir yang diisi sesuai peraturan Bawaslu," tutupnya.

Sebelumnya, Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA) kembali melaporkan kasus pelanggaran kampanye dengan modus pembagian sembako ke Bawaslu DKI. Laporan diterima lembaga pengawas pemilu itu atas nama pelapor Arafiq sebagai warga Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x