Image

Pencoblosan Ulang Tak Berpengaruh Besar pada Real Count KPU DKI

Ilustrasi Pilkada DKI (Foto: Ist)

Ilustrasi Pilkada DKI (Foto: Ist)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta melakukan pencoblosan ulang pada dua TPS di wilayah berbeda. Hal tersebut lantaran adanya kecurangan dari warga yang menggunakan C6 milik orang lain saat melakukan pencoblosan pada 19 April 2017.

Menurut komisioner KPU DKI Moch Sidik, pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 01 Gambir dan TPS 19 Pondok Kelapa tidak berpengaruh besar dari hasil pencoblosan yang dilakukan pada 19 April 2017.

"Saya kita karena jumlahnya tidak terlalu besar yah, enggak terlalu berpengaruh dengan hasil quick count atau real count. Dari 13 ribu kan cuma 2 TPS (yang melakukan pencoblosan ulang)," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (22/4/2017).

Sidik menambahkan, digelarnya PSU di Jakarta Barat dan Jakarta Timur sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan investigasi dan klarifikasi atas kejadian kecurangan tersebut.

"Sudah didistribusikan ulang, pembuatan TPS-nya, pemilih C6-nya, surat suaranya, sudah disiapkan oleh KPPS," tutupnya.

Sekadar Informasi, sistem penghitungan suara (Situng) alias real count KPU DKI untuk putaran kedua Pilkada DKI menunjukan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno unggul dengan perolehan suara 56 persen. Sedangkan rivalnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan 44 persen.

(Ari)
TAG : EA EA
Live Streaming
Logo
breaking news x