Kunjungi Bukit Duri, Anies Kenang Haru Pesan Seorang Ibu

Anies saat bersama warga Jakarta (Foto: Okezone)

Anies saat bersama warga Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Rasyid Baswedan mengunjungi kawasan gusuran Bukit Duri, Jakarta Selatan. Kedatangannya kali ini, merupakan yang pertama usai pencoblosan pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI.

Di kawasan itu, Anies melaksanakan Salat Jumat di Mesjid Al-Hidayah, Bukit Duri. Usai menunaikan ibadah, Anies teringat dengan seorang ibu yang merupakan warga Bukit Duri, Jakarta Selatan. Perempuan itu bernama Saidah.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menceritakan kisah harunya bersama dengan Ibu Saidah. Ketika kampanye di Bukit Duri, Anies di hampiri oleh Saidah yang tengah menggendong anaknya dengan selendang di pundaknya.

Saat Saidah menghampiri Anies, perempuan itu melepaskan selendang gendong bayinya dan mengikatkan selendang itu kepada Anies. "Ibu Saidah kain gendongannya dia copot dia pegang anaknya dengan tangan lalu kainnya itu diserahkan ke saya dia," kata Anies bercerita Jumat 21 April 2017.

Ketika menceritakan kisah itu, Anies sempat terbata-bata saat menyampaikannya di hadapan para warga Bukit Duri. Tak jarang, Anies terhenti bercerita lantaran menahan haru. Anies terharu karena ketika menitipkan selendang gendong bayinya, Saidah memberikan pesan yang sangat menyentuh perasaan Anies.

"Dia katakan Pak Anies tolong gendong anak-anak di Jakarta," kata Anies.

Pasangan Sandiaga Salahuddin Uno itu menekankan, pesan itu bukanlah sekadar pernyataan yang keluar dari mulut seorang perempuan. Melainkan, lanjut Anies, pesan itu mewakili seluruh ibu di Jakarta. "Aspirasi kecil itu, saya pegang, saya simpan, dan saya berjanji pada diri sendiri bahwa ini bukan sekadar permintaan seorang ibu biasa ini permintaan seorang ibu yang barangkali mewakili jutaan ibu-ibu di Jakarta. Kami akan menggendong anak-anak ini," tutur Anies.

Anies mengungkapkan, cerita Ibu Saidah merupakan salah satu kesan yang tidak bisa dilupakan secara pribadinya. Meskipun, masih banyak kenangan dan kesan yang mengharukan ketika melakukan kampanye ke kampung-kampung warga.

(ran)
Live Streaming
Logo
breaking news x