Presiden KSPI: Tak Ada Niatan Membakar Karangan Bunga Ahok-Djarot

Bunga untuk Ahok dibakar OTK (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)

Bunga untuk Ahok dibakar OTK (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)

JAKARTA - Di tengah aksi peringatan Hari Buruh Internasional di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, diwarnai dengan pembakaran karangan bunga yang ditujukan pada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat.

Menanggapi peristiwa tersebut, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan hal itu dilakukan untuk mengurangi sampah.

"Itu sedang membantu gubernur, supaya sampahnya enggak banyak," ujar Said Iqbal di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017).

Apa yang dilakukan pihaknya, sambung Said, tidak ada niatan apapun. "Kritik itu dari pendukung Ahok karena dia beli bunga dibakar. Enggak ada niat apapun dari buruh," tuturnya.

"Itu kan hanya karena suasana panas kemudian polisi memblokade. Buruh aksi itu sudah sesuai UU di mana kita sudah mendapat tanda terima dari Mabes Polri, tapi kan diblokade," imbuhnya.

Akhirnya, lanjut Said, massa melebar ke Sarinah, Budi Kemuliaan, dan kantor gubernur. "Itu tidak ada dalam rencana, terjadi begitu saja tanpa maksud apapun. Ya bantuin gubernurlah buang sampah jadi enggak pusing," imbuhnya.

(ulu)
Live Streaming
Logo
breaking news x