Image

Menanti Vonis Ahok

Foto: Antara

Foto: Antara

JAKARTA - Sidang ke-22 kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera berlangsung di gedung Kementan, Jakarta Selatan. Hari ini, majelis hakim akan membacakan vonis untuk Ahok.

Pada sidang sebelumnya, JPU menuntut Ahok hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. JPU menyebut Ahok terbukti bersalah melanggar Pasal 156 KUHPidana, yang isinya barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Tuntutan terhadap Ahok yang dibacakan JPU pada sidang beberapa waktu lalu berujung kontroversi. Ada yang beranggapan tuntutan terhadap Ahok begitu ringan dan pasal yang dipakai JPU, juga bukan soal kasus penistaan agama, melainkan penghinaan terhadap golongan.

Sementara di sisi lain, ada yang beranggapan JPU tidak fair dalam menuntut Ahok karena tidak ada bukti yang menguatkan Ahok menghina golongan tertentu. Ahok pun dalam pledoinya berdalih, pernyataan mengenai Surat Al-Maidah 51 itu ditujukan pada kaum elite politik.

Namun kontroversi tuntutan terhadap Ahok ini, akan mendapat jawaban pagi ini. Majelis hakim Pengadilan Jakarta Utara, H Dwiarso Budi Santiarto, SH MHum selaku hakim ketua; Jupriyadi SH Mhum, Abdul Rosyad SH, Didik Wuryanto, dan I Wayan Wirjana SH selaku hakim anggota, akan membacakan putusan.

Akankah vonis terhadap Ahok menjadi kontroversi lagi? Semoga putusan hakim dapat diterima semua pihak.

(ris)
Live Streaming
Logo
breaking news x