Ahok Divonis 2 Tahun Penjara, FPI Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian

FPI (Foto: Okezone)

FPI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, menghormati putusan Majelis Hakim PN Jakarta Utara yang memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dua tahun penjara. Meski, masih jauh lebih ringan dari permintaan umat Islam yang menuntut hukuman maksimal.

"FPI menghormati dan menerima putusan majelis hakim yang memvonis Ahok 2 tahun penjara walaupun kami berharap hukuman 5 tahun," ungkap Slamet saat berbincang dengan Okezone, Selasa (9/5/2017).

Slamet pun meminta umat Islam khusus anggota FPI turut menghormati dengan cara tetap tenang dalam menyikapi ketidakpuasam putusan hakim agar tercipta situasi yang aman, damai dan kondusif.

"Mengimbau umat Islam untuk senantiasa menjaga ketenangan dan kedamaian dalam ikatan ukhuwah islamiyyah serta terus menjaga NKRI," pungkasnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim PN Jakarta Utara resmi menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kasus penodaan agama. Ahok dijerat kasus penocaan agama akibat dari perkataannya yang menyadur Surah Al Maidah Ayat 51 saat di Kepulauan Seribu.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x