facebook pixel

Penjualan Menurun, Ford Dilaporkan Pangkas 10% Pegawai di Seluruh Dunia

(Foto: Reuters)

(Foto: Reuters)

DETROIT - Produsen mobil terbesar kedua di Amerika Serikat, Ford Motor, dilaporkan akan memangkas 10 persen pegawainya di seluruh dunia terkait menurunnya penjualan mobil.

Saat ini Ford mempekerjakan sekira 202 ribu pegawai di seluruh dunia. Artinya akan ada pengurangan sekira 20 ribu pekerja.

Diberitakan AFP yang mengutip dari sumber internal perusahaan, pengurangan pekerja akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu Ford enggan berkomentar lebih jauh mengenai laporan tersebut. "Kami tidak mengumumkan langkah efisiensi apa pun terkait pekerja. Kami tidak mengomentari spekulasi itu," kata Juru Bicara Ford, Mike Moran. 

Menurut dia, target jangka pendek perusahaan adalah memperkuat pilar-pilar keuntungan dalam bisnis, mengubah lingkup bisnis inti dari yang buruk kinerjanya, serta berinvestasi secara agresif. Perusahaan juga akan memangkas pengeluaran, membuat ramping struktur, serta melakukan langkah efisiensi semaksimal mungkin. 

Penjualan global Ford pada April 2017 sebanyak 214.695 unit atau turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di Indonesia, perusahaan perpanjangan tangan Ford Motor yakni Ford Motor Indonesia sudah menyatakan mundur pada Januari 2016. Namun seluruh operasionalnya baru benar-benar berhenti pada akhir 2016 hingga estafet layanan purnajualnya dialihkan ke RMA Group.

Salah satu alasannya adalah persaingan yang semakin ketat, teritama dengan merek Jepang, yang membuat penjualan mobil Amerika itu turun dalam beberapa tahun terakhir.

(ton)