facebook pixel

Menerka Harga Mobil Berkarya Seni Lukis Tinggi

Mobil menjadi obyek lukisan memiliki nilai tinggi (Foto: Prabowo/Okezone)

Mobil menjadi obyek lukisan memiliki nilai tinggi (Foto: Prabowo/Okezone)

YOGYAKARTA - Menjadikan mobil sebagai obyek seni sedang menjadi tren belakangan ini. Salah satu contohnya dengan menjadikan mobil sebagai kanvas lukis. Hasilnya, mobil menjadi sebuah karya lukis bernilai.

Umumnya, mobil-mobil yang digunakan sudah berusia lama. Sehingga tidak terlalu merugikan pemiliknya.

Selain karena faktor hobi, menjadikan mobil sebagai karya seni lukis juga untuk alasan investasi. Pasalnya mobil-mobil lukisan itu punya nilai yang tinggi.

Suwarno, kurator sekaligus dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, menegaskan harga mobil yang sudah menjadi karya seni bisa melambung. Apalagi, jika sang pelukis sudah memiliki nama besar di kalangan para seniman.

(Foto: Prabowo/Okezone)

"Pembeli tidak lagi membeli sebuah mesin, namun sebuah mahakarya seni yang nilainya tidak ada batasnya," ungkap Suwarno.

Hal senada diungkapkan seorang kolektor mobil seni Agung Tobing. Dia mengaku memiliki 38 mobil dari berbagai merek dan jenis yang sudah dilukis. Delapan di antaranya pernah dipajang selama empat bulan di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Untuk saat ini Agung mengaku tidak berniat menjual mobil-mobilnya itu. Namun tak menutup kemungkinan kedepannya akan dilepas jika harganya sesuai.

"Koleksi saya boleh dipinjam, tapi tidak saya jual. Kalau dijual bisa lebih mahal dari harga mobil baru saat membeli dulu," tukasnya.

(Foto: Prabowo/Okezone)

Mobil-mobil milik Agung dan lainnya sempat dijadikan obyek fotografi di kompleks Candi Prambanan. Candi Prambanan sendiri memiliki nilai seni tinggi bagi yang bisa melihat. Tak hanya dari sisi susunan batu bertingkat setinggi 38 meter dari tanah, tapi ada juga nilai-nilai seni yang terkandung dalam setiap goresan relief candi. (Baca: Unik, Mobil-Mobil dengan Bodi Dilukis Dipajang di Candi Prambanan)

(ton)
​