Ribuan Mahasiswa di Manado Turun ke Jalan Gelar Aksi Bela Negara

Foto: Subhan Sabu/Okezone

Foto: Subhan Sabu/Okezone

MANADO - Menyikapi dinamika NKRI saat ini, seluruh civitas akademika Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado turun ke jalan menggelar aksi bela negara. Ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa yang berasal dari seluruh fakultas di Unsrat, pegawai dan dosen itu turun merapatkan barisan untuk menjaga NKRI.

Dengan membawa berbagai spanduk bertuliskan bela NKRI, ribuan massa tersebut melakukan long march dari lapangan Unsrat memutar sampai ke Jalan Pierre Tendean Boulevard dan kembali lagi ke kampus Unsrat. Di depan patung Sam Ratulangi yang dilanjutkan dengan orasi dan penanda tanganan deklarasi damai.

"Komitmen Unsrat, komitmen seluruh perguruan tinggi yang ada yang mungkin ikut pada hari ini bahwa kita menyatukan barisan untuk menjaga NKRI yang sudah kita sama-sama miliki dan kita rebut dengan tetesan darah," ujar Wakil Rektor (Warek) III Unsrat, Prof Dr Ir Hengky Kiroh kepada Okezone, Rabu (17/5/2017).

Oleh sebab itu, Kiroh mengatakan ini merupakan suatu kesempatan dan diimbau kepada warga kampus untuk berpikir secara arif, bijaksana, jernih dan tidak mudah diprovokasi dengan berbagai isu-isu yang menyesatkan anak bangsa.

"Aksi bela negara ini perlu, karena kita sebagai warga kampus jangan tidur, ini kita menunjukkan suatu sikap sebagai intelektual yang ada di kampus bahwa kepedulian kita sebagai warga kampus itu bukan hanya mencari ilmu, tapi dari sisi kondisi yang ada sekarang kita harus bersuara dari kampus bahwa NKRI itu harga mati, menolak paham-paham radikal, terorisme dan mungkin hal-hal lain yang dapat merusak kehidupan di kampus," jelasnya.

Di tempat yang sama, Presiden BEM Unsrat, Combyan Lolombitung, aksi ini bermaksud untuk bersama-sama untuk mempertahankan NKRI juga Pancasila sebagai dasar negara yang pada kenyataan saat ini sudah banyak paham-paham yang merongrong bangsa Indonesia yang bermaksud memecah belah keutuhan NKRI.

"Marilah kita sebagai kaum intelektual menepis segala hal tentang itu, jangan mudah terpancing, karena nantinya kalau kita terpancing, itu akan mengganggu keutuhan NKRI," pungkasnya.

Selain civitas akademika Unsrat Manado, aksi bela negara tersebut juga diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Negeri Manado, Universitas Katolik De La Sale, Universitas Pembangunan Indonesia, dan Politeknik Negeri Manado.

Berikut isi dari deklarasi bela negara Mahasiswa Sulawesi Utara:

1. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan tidak dapat diganggu gugat.

2. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, mendukung sikap toleransi antar umat beragama.

3. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, menolak dengan tegas segala bentuk paham radikalisme dan terorisme.

4. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, mempererat tali persaudaraan mahasiswa di Sulawesi Utara demi menjaga keutuhan NKRI.

5. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, memaknai perbedaan dalam bingkai kebhinekaan.

6. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, mengecam dengan keras segala bentuk politik perpecahan.

7. Kami Mahasiswa Sulawesi Utara menyatakan, mendorong pemerintah dalam penyebaran informasi hoax yang dapat memecah belah bangsa dan negara.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x