Image

Presiden Iran Peringatkan Garda Revolusi agar Tak Campuri Pilpres

Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Reuters)

Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Reuters)

TEHERAN – Presiden petahana Iran Hassan Rouhani meminta Garda Revolusi Iran dan milisi Basij yang berada di bawahnya untuk tidak ikut campur dalam pemilihan presiden (pilpres) yang akan berlangsung pada Jumat, 19 Mei. Peringatan yang jarang diberikan Rouhani ini menunjukkan ketegangan politik yang tengah terjadi di Negeri Para Mullah.

Garda Revolusi jarang menerima kritik dari publik dalam menjalankan perannya sebagai pengawas dan penjaga keamanan di negara Timur Tengah itu. Namun, Rouhani berhadapan dengan ulama garis keras Ebrahim Raisi dalam pilpres mendatang yang diyakini mendapat dukungan dari Garda Revolusi.

“Kami hanya memiliki satu permintaan: pada Basij dan Garda Revolusi untuk tetap berada di tempat mereka dan mengerjakan pekerjaan mereka sendiri,” kata Rouhani dalam pidato di Kota Mashad yang dikutip Reuters, Kamis (18/5/2017).

Rouhani mempertegas permintaannya dengan mengutip pendiri Republik Islam Iran, mendiang Ayatollah Ruhollah Khomeini yang menentang campur tangan militer dalam politik. Sebelumnya, kecurigaan campur tangan Garda Revolusi dan milisi Basij dalam kemenangan mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad pada pilpres 2009 menyulut kerusuhan yang menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan lainnya ditangkap.

Di saat-saat terakhir menjelang pilpres hanya empat calon yang tersisa setelah Wakil Presiden Eshaq Jahangiri dan Wali Kota Teheran Mohammad-Baqer Ghalibaf mengundurkan diri guna memuluskan jalan bagi Rouhani dan Raisi. Kedua calon favorit itu diperkirakan akan mendominasi perolehan suara dari dua kandidat lain, Mostafa Mirsalim dan Mostafa Hashemitaba.

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x