Mahasiswa Ciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Ombak & Pembatas Wilayah

Foto: Dok UGM

Foto: Dok UGM

JAKARTA - Pembangkit listrik tenaga air, uap dan nuklir mungkin kita sering mendengar. Namun kali ini dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan sebuah prototipe pembangkit listrik tenaga ombak laut dan pembatas wilayah (PalaWa).

Kedua mahasiswa tersebut yaitu Aqidatul Izza Poernama dan Ayrton F. Sedjati dari Teknik Fisika UGM.

Aqidatul Izza mengatakan, PalaWa merupakan pembangkit listrik tenaga ombak laut dan dapat digunakan untuk menyuplai kebutuhan energi di daerah pesisir yang seringkali belum mendapat jangkauan jaringan listrik.

Alat ini dilengkapi dengan sensor gerakan dan kamera pengintai. Dengan demikian, dapat digunakan untuk merekam kapal-kapal yang melintas di wilayah perairan Indonesia.

“PalaWa ini juga berfungsi sebagai pengganti patok-patok batas wilayah laut Indonesia,” jelas Izza sapaan akrabnya seperti dilansir dari laman UGM, Jumat (19/5/2017).

Izza mengatakan alat ini dapat digunakan sebagai pengganti patok-patok batas wilayah yang selama ini kurang jelas, hilang, bahkan rusak. Dengan desain ini diharapkan setiap kapal yang melintas dapat mengetahui perbatasan wilayah yang dilalui.

Inovasi yang dikembangkan kedua mahasiswa ini tidak hanya menjadi solusi atas permasalahan kedaulatan wilayah Indonesia dan pemanfaatan sumber energi alternatif terbarukan. Namun, inovasi ini juga berhasil menjadi juara I pada ajang Maritime Youth Competition yang digelar belum lama ini.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x