Image

9 Siswa SD di Semarang Tidak Ikuti Ujian Sekolah

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

SEMARANG - Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) Sekolah Dasar di Kota Semarang pada tahun ini masih menyisakan sebanyak sembilan siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan ujian.

"Dari hasil evaluasi pelaksanaan US SD mulai 15-17 Mei 2017, ada sembilan siswa yang harus mengikuti ujian susulan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin di Semarang, Kamis (18/5/2017).

Berdasarkan laporan yang diberikan sekolah, kata dia, sembilan siswa yang absen itu kebanyakan tanpa memberikan alasan meski beberapa di antaranya melampirkan keterangan sakit.

Ia menyebutkan jumlah peserta ujian US SD 2017 dari jenjang SD negeri maupun swasta sebanyak 22.268 siswa, namun yang tidak mengikuti ujian atau absen tercatat sebanyak sembilan siswa.

"Dari Kecamatan Mijen, Semarang Timur, Semarang Barat, Tugu, Gajahmungkur, Pedurungan, dan Tembalang masing-masing satu orang, sementara dari Kecamatan Banyumanik ada dua siswa," katanya.

Sedangkan dari jenjang madrasah ibtidaiyah (MI), baik negeri maupun swasta, lanjut dia, tercatat sebanyak 2.047 peserta, dan seluruh peserta mengikuti ujian yang berlangsung selama tiga hari.

Meski demikian, Bunyamin mengatakan siswa SD yang tidak mengikuti US SD itu tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti US SD susulan yang dijadwalkan berlangsung pada 22-24 Mei 2017.

"Perlakuan untuk siswa SD kan memang berbeda. Kalau memang ada yang absen, kami meminta sekolah untuk tetap mencari keberadaan mereka agar bisa diikutkan ujian susulan," katanya.

Yang jelas, kata dia, Disdik Kota Semarang berupaya agar tidak ada siswa jenjang pendidikan dasar yang sampai putus sekolah melalui koordinasi dengan orang tua atau wali siswa.

Sementara itu, Ketua Panitia US SD Kota Semarang Hidayatullah mengakui ada beberapa peserta US SD yang absen tanpa alasan dan setelah ditelusuri keberadaannya tidak diketahui.

"Sudah dicek ke orang tuanya. Ya, ada permasalahan keluarga, dan sebagainya. Namun, kami coba dekati agar mereka mau mengikuti US SD karena 'eman-eman' tinggal ujian," katanya.

Dari hasil pendekatan itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Semarang itu mengakui ada yang membuahkan hasil sehingga mereka mau berangkat ujian, namun ada juga yang belum ketemu.

(sus)
TAG : Semarang
Live Streaming
Logo
breaking news x