Pilpres Dimulai, 56 Juta Warga Iran Pilih Presiden Baru

Warga Iran menggunakan hak suara dalam pilpres Iran 2017. (Foto: Getty Images/AFP)

Warga Iran menggunakan hak suara dalam pilpres Iran 2017. (Foto: Getty Images/AFP)

TEHERAN - Warga Iran hari ini memilih presiden baru. Mereka pun berbondong-bondong pergi dan mengantre di tempat pemungutan suara (TPS) sejak pagi.

Melansir Reuters, Jumat (19/5/2017), televisi nasional Iran melaporkan adanya antrean panjang di luar TPS pada beberapa kota di Iran.

"Semua harus menggunakan hak suara dalam pemilihan penting ini. Memilihnya sejak awal. Masa depan negara ini ditentukan oleh rakyat," ujar Pemimpin Besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei, usai memberikan suaranya.

Sekira 56 juta dari 80 juta warga Iran hari ini menggunakan hak suara mereka dalam pilpres Iran. Mereka untuk menentukan pilihan atas pemimpin baru, terutama antara dua calon utama yaitu petahana Presiden Hassan Rouhani dan rival kerasnya, Ebrahim Raisi. Kemenangan salah satu dari keduanya dapat menentukan ritme reformasi sosial dan ekonomi serta keterlibatan Iran dengan dunia.

TPS ditutup pada pukul 18.00 waktu setempat, namun bisa saja diperpanjang oleh Otoritas Iran. Perhitungan suara dimulai pada tengah malam dan hasil akhirnya diumumkan 24 jam setelah penutupan TPS. Pemilu ini juga memilih anggota Dewan Kota Iran.

Sekira 350 ribu tentara diturunkan untuk menjaga keamanan pemilu Iran.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x