HISTORIPEDIA: Pasukan Inggris Menyusun Ulang Serangan terhadap Jerman dalam Pertempuran Festubert

Pasukan Inggris dalam Pertempuran Festurbert. (Foto: IWM)

Pasukan Inggris dalam Pertempuran Festurbert. (Foto: IWM)

HARI ini atau tepatnya pada 20 Mei, saat masa Perang Dunia (PD) I atau tepatnya pada 1915, pasukan Inggris, Kanada, dan India melancarkan serangan ronde terbaru terhadap garis depan pasukan Jerman. Serangan tersebut terjadi di Festubert, Ypres Salient dekat Belgia. Pertempuran Festubert ini merupakan bagian dari Serangan Artois (wilayah di Prancis) berskala besar yang dipelopori Panglima Tertinggi Prancis yaitu Joseph Joffre.

Serangan ini kemudian dieksekusi oleh Komandan Inggris Sir Douglas Haig setelah mendapat tekanan dari Joffre. Ia memimpin Angkatan Darat Inggris atau British Expeditionary Force (BEF) ke Front Barat atau Festubert. Serangan ini merupakan serangan ulang untuk kedua kalinya setelah serangan pertama pada 9 Mei di Neuve Chapelle berakhir gagal.

Kemudian pemboman artileri berlangsung selama empat hari lamanya dan lebih dari 400 senjata Sekutu yang menembakkan lebih dari 100 ribu peluru terjadi di Pertempuran Festubert. Namun serangan awal yang dilakukan pada 15 Mei oleh dua divisi yang didominasi tentara India itu gagal menimbulkan kerusakan yang signifikan. Tentara Jerman sendiri telah dalam posisi mundur atas perintah Putra Mahkota Rupprecht.

Kemudian pada hari berikutnya atau pada 16 Mei, pasukan Inggris divisi 2 dan 7 kembali melanjutkan serangan. Namun dalam dua hari, pasukan tersebut harus kembali ditarik karena menderita kerugian besar. Selanjutnya pada 18 Mei, di tengah hujan deras, tentara Kanada memulai serangan lain. Tetapi juga terpaksa mundur akibat tembakan artileri berat Jerman.

Langkah selanjutnya yang dilakukan pasukan Sekutu adalah bergegas membangun parit untuk mengonsolidasikan keuntungan kecil. Hal ini karena menyusul tindakan komando Jerman yang mengirim cadangan baru tentara untuk memperkuat kekuatan mereka. Pada 20 Mei, pasukan Sekutu sepakat memperbaharui serangan.

Selama empat hari berikutnya, mereka berhasil merebut Festubert dari Jerman. Sebuah keberhasilan yang akan dipegang oleh Sekutu sampai serangan akhir musim semi di Jerman pada 1918. Namun, saat perintah Sekutu membatalkan serangan pada 27 Mei, Pertempuran Festubert telah menghasilkan keuntungan kurang dari 1 kilometer wilayah dengan harga yang harus dibayarkan yakni 16 ribu tentara Sekutu gugur di medan perang.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x