Anak Jenderal Terlibat atas Tewasnya Adam, Polri: Belum Ada Laporan

Taruna Akpol, Adam semasa hidup (foto: Harits/Okezone)

Taruna Akpol, Adam semasa hidup (foto: Harits/Okezone)

 

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya keterlibatan anak jenderal polisi dalam tewasnya taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam (21).

"Sampai saat ini saya tidak ada laporan. Sampai saat ini (baru) saksi taruna," kata Setyo di Divhumas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

Hingga saat ini, Tim Itwasum dan Divpropam Polda Jawa Tengah memeriksa 35 taruna. "Sampai hari ini sudah diperiksa sekira 35 orang saksi-saksi. Sudah turun sebagai pemeriksa internal. Pidana ditangani Polda Jateng," sambungnya.

Mantan Ses NCB Interpol ini mengatakan, pada 20 Mei 2017, tim dari Kompolnas juga akan turun ke lokasi untuk menginvestigasi sistem pendidikan di Akpol.

Mantan Wakabaintelkam Polri ini menambahkan, untuk mencari ada tidaknya tindak pidana dalam kejadian ini, hasil autopsi akan dikroscek dengan kesaksian para saksi.

"Apa yang dilihat, didengar. Nanti akan mengerucut, kemungkinan ada pelaku," sambungnya.

‪Berdasarkan aturan dari Gubernur Akpol tidak dibenarkan ada kekerasan di lingkungan pendidikan kepolisian.

"Khususnya di Akpol, jika ada pidana kekerasan itu melanggar aturan Gubernur Akpol. Jika pidana itu diatur dalam KUHP," tukas dia.

(wal)
Live Streaming
Logo
breaking news x