Mahasiswa UGM Raih Prestasi dalam Kompetisi Peradilan Semu di Austria

Foto: Dok UGM

Foto: Dok UGM

JAKARTA - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil lolos ke dalam 64 besar dari 340 tim yang berlaga dalam kompetisi Willem. C. Vis Arbitration Moot Court Competition yang diadakan oleh United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL) di Vienna, Austria, pada 8-13 April 2017.

Ketua Delegasi UGM, Ardhitia Prawira mengatakan, kampus-kampus top dunia seperti Harvard University dan Oxford University bahkan tak masuk ke advance round atau top 64.

"Alhamdulillah ini prestasi pertama kali dari federate Willem C. Vis di CIMC, jadi kami sangat bersyukur atas hal ini," ujar Ardhitia seperti dilansir dari laman UGM, Sabtu (20/5/2017).

Selain Ardhitia, rekan lainnya yaitu Rininta Ayunina, Fidelia Yemima Jabanto, serta Randy Abirawa juga turut berpartisipaso dalam kompetisi tersebut. Keempatnya memperoleh bimbingan dari senior mereka yang juga berasal dari Fakultas Hukum, yaitu Naila Gadiza Andriana Sjarif dan Rizki Karim.

Willem. C. Vis Arbitration Moot Court Competition merupakan lomba peradilan semu international yang memakai penyelesaian sengketa melalui jalur arbitrase antara suatu perusahaan dari suatu negara melawan perusahaan lainnya dari negara yang berbeda. Sistem lomba ini terdiri dari dua bagian, yaitu pembuatan memo dan oral rounds.

“Jadi, sebelum kita bertanding di Vienna kita harus membuat argumen yang dituliskan dalam sebuah memorandum. Baru pada April 2017 kita bertanding di Vienna yaitu oral rounds,” jelas Ardhitia.

Ardhitia mengisahkan, selama kompetisi ini mereka harus menghadapi lawan dari berbagai universitas ternama, di antaranya Belarusian State University dari Belarus, Marburg University dari Jerman, Queensland University Ausralia, City Law School London, serta University of Sao Paolo Largo San Francisco dari Brazil.

Meski demikian, ia mengaku merasa percaya diri karena sebelumnya telah berhasil mendapat gelar Finalist and Highest Scoring team dalam Indonesian Pre-moot for Willem C. Vis 2017 yang diselenggarakan Hadiputranto, Hadinoto and Partners, and Assegaf, Hamzah and Partners.

Dalam putaran final yang berlangsung di Vienna, tim ini pun berhasil mengukir prestasi lain. Selain masuk ke dalam Top 64, perwakilan UGM juga meraih Honorable mention Team Award Frédéric Eisemann Award Team Orals serta Honorable mention for individual oralist Award atau Martin Domke Award for Individual Oralists yang diberikan kepada Rininta Ayunina.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x