Antusias, Warga Saudi Sebut Kunjungan Trump Sebagai yang Terbesar

Presiden AS Donald Trump saat bertemu Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Maret 2017. (Foto: Reuters)

Presiden AS Donald Trump saat bertemu Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Maret 2017. (Foto: Reuters)

RIYADH – Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Arab Saudi pada akhir pekan ini disambut dengan baik oleh penduduk kerajaan kaya minyak itu, terutama di Ibu Kota Riyadh. Arab Saudi menjadi negara pertama yang dikunjungi Trump dalam rangkaian kunjungan resmi luar negerinya sebagai Presiden AS sejak dilantik pada Januari 2017.

“Saya suka Donald Trump. Dia baik dan akan melakukan perubahan. Ya dia lebih baik daripada Obama. Dia datang ke sini karena dia menyukai Arab Saudi,” kata Ahmad Al Mubarek seorang penjual mobil di Riyadh kepada CNN, Sabtu (20/5/2017). Sementara seorang warga Saudi lain mengatakan Trump sangat diterima di Riyadh.  

Sentimen yang hampir sama disampaikan warga Arab Saudi menyambut kedatangan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu. Ibu Kota Riyadh juga telah berbenah untuk memastikan kunjungan itu berlangsung dengan baik, dari segi skala dan kenyamanan bagi si tamu penting.

CNN melaporkan, sukarelawan dan penata acara memenuhi hotel, kementerian dan bandara dengan kegembiraan yang dapat terlihat. Beberapa di antara mereka bahkan menyebut kedatangan Trump sebagai “hal terbesar yang terjadi di Arab Saudi sejak didirikan”.

Dalam konferensi pers, Menteri Luar Negeri Adel Al Jubeir menyebut kunjungan Trump kali ini sebagai sebuah titik balik hubungan Barat dengan dunia Muslim.

“Kami pikir pilihan Trump untuk mengunjungi Arab Saudi pada perjalanan resminya pertamanya ke luar negeri adalah pilihan yang bersejarah,” ujar Jubeir. Trump adalah Presiden AS pertama yang memilih Timur Tengah sebagai tujuan kunjungan luar negeri pertamanya.

Selama dua hari di Riyadh, Trump diperkirakan akan mengangkat isu ekstremisme dan Iran sebagai fokus bahasannya. Dia juga akan bertemu dengan para pemimpin negara anggota kerjasama Teluk serta lebih dari 50 pemimpin negara Muslim dunia.

Dari Arab Saudi Trump akan bertolak ke Israel-Palestina kemudian ke Italia dan Belgia. Sebelum kembali ke AS Trump akan singgah di Sisilia pada 26 Mei untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7.   

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x