Refleksi 19 Tahun Reformasi, Pemuda Muhammadiyah Kenang Perjuangan Amien Rais Lawan Orde Baru

Refleksi 19 tahun reformasi di Kantor Pemuda Muhammadiyah (Fahreza/Okezone)

Refleksi 19 tahun reformasi di Kantor Pemuda Muhammadiyah (Fahreza/Okezone)

JAKARTA - Pemuda Muhammadiyah menggelar Refleksi 19 Tahun Reformasi: Menggembirakan Demokrasi dan Tribute to Amien Rais di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng Nomor 62, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017) malam. Tokoh-tokoh persyarikatan dan nasional akan hadir.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, kebebasan berpendapat dan berserikat adalah barang mewah pada era Orde Baru.

Lalu ketika Orde Reformasi ‎mulai mendapatkan tempat, anak-anak muda, mahasiswa dan beberapa tokoh nasional menjadi lokomotif untuk mendorong perubahan, salah satunya ialah Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1995-1998 Amien Rais.

"Sosok Amien Rais saat itu menjadi lokomotif pembawa kegembiraan demokrasi di Indonesia. Era baru demokrasi Indonesia di mana KKN adalah musuh utama. Politik yang mempraktikan demokrasi otoritarian, menakutkan dan berpusat pada satu kekuasaan yang kuat telah melahirkan KKN yang terpusat," kata Dahnil.

"Maka pesan reformasi datang membawa perlawanan dan pembebasan terhadap musuh utama reformasi itu, yakni KKN bukan sekadar menjatuhkan dan mengganti rezim," sambung dia.

Dahnil menilai, hutan sejarah terpenting bagi reformasi adalah perlawanan terhadap korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang saat ini seringkali hanya ditulis dengan kata korupsi. Sebab itu, pada momentum 20 Mei, bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional, sudah saatnya semua anak bangsa‎ memaknai demokrasi yang menggembirakan.

"Demokrasi di mana kesejahteraan ekonomi dan kebebasan berekspresi dan berserikat harus terus dirawat, dan tidak dirusak oleh praktik KKN. Ketika korupsi dilakukan secara massif dan terstruktur, kita pun harus melawan dengan hal serupa. Korupsi sudah dilakukan berjamaah saat ini, maka kita harus melawannya dengan berjamaah pula," terang dia.

(sal)
Live Streaming
Logo
breaking news x