Image

Kejari Alihkan Tahanan Lengkong Eks Anggota Polda Bali Ke LP Kerobokan

Ilustrasi

Ilustrasi

DENPASAR - Pasca tertangkap, I Wayan Mudana alias Lengkong (27), tahanan dalam kasus   kepemilikan SS 13,05 gram yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP Bali) pada Selasa 16 Mei 2017 lalu akan disiapkan tempat khusus.

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar berencana untuk mengalihkan penahan dari Rutan BNNP Bali ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Denpasar (Kerobokan). Kasi Pidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang kembali.

“Kami masih koordinasi dengan BNNP, ya tunggu saja, karena yang bersangkutan masih diinterogasi di sana (BNNP Bali),” ucapnya di Denpasar, Jumat 19 Mei 2017.

Dia menjelaskan bahwa pihak BNNP masih memerlukan waktu untuk interogasi para tahahan yang kabur. “Mungkin masih diperiksa. Kemungkinan Senin. Namun perintah Kepala Kajari dibawa ke LP sesegera mungkin setelah diinterogasi itu selesai,” ujar dia.

Adanya rencanan pengalihan penahanan ini juga dibenarkan oleh Kabag Umum BNNP Bali, AKBP Sang Gede Sukawiyasa. Untuk rencana pengalihan tahanan Lengkong ke LP, pihaknya masih melakukan tahap koordinasi dengan Kejari Denpasar.

“Ini kami sedang koordinasi, nanti tergantung tindaklanjut di sana (Kejari) saja, karena yang bersangkutan (Lengkong) memang sebagai tahanan titipan kejaksaan,” ucapnya.

Tahanan asal Gerokgak, Buleleng ini sempat dihajar oleh 11 tahanan lainnya di sel Kejari Denpasar. Para tahanan itu geram, sebab mengetahui jika Lengkong yang sebelumnya menjadi anggota polisi di Polda Bali turut andil dalam penangkapan mereka.

(ran)
Live Streaming
Logo
breaking news x