Image

Erupsi Gunung Sinabung, 2.863 Jiwa Tinggal di Posko Pengungsian

Letusan Gunung Sinabung. (Foto: Antara)

Letusan Gunung Sinabung. (Foto: Antara)

JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho memastikan tidak ada penambahan jumlah masyarakat yang mengungsi terkait letusan Gunung Sinabung. Hingga saat ini masih tercatat 7.214 jiwa atau 2.038 KK di 8 pos pengungsian.

“Namun hanya ada 2.863 jiwa yang tinggal di pos pengungsian. Lainnya banyak yang tinggal di tempat lain di luar pos pengungsian. Kebutuhan sandang pangan secara umum terpenuhi,” ujar Sutopo, Sabtu (20/5/2017). 

Sutopo menambhakan, Pemda Kabupaten Karo telah mengalokasikan APBD sebesar Rp1,5 miliar untuk penanganan pengungsi. Hingga saat ini hunian sementara yang sedang dibangun oleh Kementerian  PUPR sebanyak 348 unit di 4 lokasi.

“Biaya untuk membangun 348 unit hunian sementara tersebut berasal dari dana siap pakai BNPB sebesar Rp 27,8 milyar. Ditargetkan pada Juni minggu ketiga sudah dapat digunakan untuk pengungsi. Sedangkan untuk sisanya masih terkendala belum tersedianya lahan,” sambungnya.

Oleh karena itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan mentaati rekomendasi pemerintah. Terlebih lagi, sampai kapan Gunung Sinabung akan berhenti meletus belum bisa diprediksi.

“Parameter vulkanik dan seismisitas gunung masih tetao tinggi sehingga potensi letusan susulan masih akan tetap berlangsung,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali meletus. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut tinggi kolom abu letusan mencapai 4 kilometer, amplitudo120 milimeter dan lama gempa vulkanik 343 detik pada hari ini, Sabtu (20/5/2017) pukul 06.46 WIB. (sym)

(erh)
Live Streaming
Logo
breaking news x