Pelabuhan Tanjung Perak Dirikan Posko untuk Korban KM Mutiara Sentosa

Ilustrasi. (foto: antara)

Ilustrasi. (foto: antara)

SURABAYA - Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur mendirikan posko evakuasi di Gapura Surya. Posko tersebut untuk korban Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 1 yang terbakar di perairan Masalembo, Jumat petang kemarin. Berdasarkan informasi terakhir, korban sebagian dirawat di Puskesmas Masalembo dan sebagian dievakuasi oleh kapal Darma Kartika 9 dan kapal kargo Meratus Makasar.

Pihak syahbandar Tanjung Perak Surabaya melakukan persiapan untuk menyambut datangnya para korban KM Mutiara Sentosa di perairan Masalembo. 

Berdasarkan manifes kapal tersebut, tercatat 187 penumpang, termasuk didalamnya jumlah anak buah kapal (ABK) dan nakhoda serta info awal korban meninggal berjumlah tiga orang.

“Dugaan sementara titik api bersal dari percikan api yang keluar dari ruang cardeck dan menjalar ke sebagian ruang kapal lainnya. Untuk kapal yang berisi kendaraan roda dua dan roda empat dikaramkan di perairan setempat karena semua penumpang sudah dievakuasi,” ujar Kabid Penjagaan Patroli dan Penyidikan Syahbandar Tanjung Perak Surabaya, Edi Sumarsono, Sabtu (20/5/2017).

Edi menambahkan, baik tim Basarnas maupun Syahbandar telah menyiapkan personilnya untuk proses evakuasi korban kapal terbakar tersebut. Diperkirakan kapal Darma Kartika 9 yang mengevakuasi  KM Mutiara Sentosa 1 yang terbakar akan tiba di terminal Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, siang ini.

Seperti diketahui, data muatan kendaraan yang menumpang di kapal KM Mutiara Sentosa-1 antara lain berupa kendaraan dari berbagai jenis golongan. Kendaraan jenis truk dengan dua gandar terdapat empat buah, kendaraan dengan tiga gandar terdapat 14 buah, kendaraan dengan empat gandar ada 15 buah, kendaraan dengan lima gandar mencapai 45 buah, dan terakhir kendaraan dengan 6 gandar ada sembilan buah. (sym)

(erh)
Live Streaming
Logo
breaking news x