Bersih Makam, Tradisi Warga Malang untuk Sambut Ramadan

Warga membersihkan makam. (Hari I/Okezone)

Warga membersihkan makam. (Hari I/Okezone)

MALANG - Mentari mulai beranjak naik ketika puluhan warga Desa Pringu, Bukulawang, Malang ini berduyun-duyun menuju makam desa, Sabtu (20/6/2017). 

Mereka terlihat membawa perlengkapan seperti cangkul dam sabit. Setelah memasuki makam, seperti sudah mengetahui tugasnya, mereka mulai membersihkan rumput di areal makam.

Tradisi ini merupakan salah satu yang biasa dilakukan umat muslim di Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Salah satunya dengan gorongroyong membersihkan makam desa. 

Mereka tampak guyub membersihkan rumput dan tanaman yang tumbuh liar di areal makam desa. Ada yang merapikan tanamn yang tumbuh liar dengan memorongnya menggunakan sabit.

Ada juga yang membersihkan rumput dengan cangkul. Sebagian lainnya mengumpulkan rumput dan batang pohon yang kering untuk dibakar.

Maderin dan Saman di antaranya. Kedua warga ini sejak pagi sudah menuju makam desa dan membersihkan makam yang ada di sebelah utara desa ini. Tak hanya makam keluarganga saja, tapi juga makam warga lainnya juga turut dibersihkan agar rapi. 

Tak jarang, beberapa makam tampak banyak rumput dan ilalang yang cukup lebat. "Keluarganga lupa ini seperti tidak pernah dikunjungi," ucap Maderin di sela-sela aktivitasnya, Sabtu (20/6/2017).

Ia yang setiap hari beraktivitas di sawah ini terlihat cekatan dalam membersihkan rumput yang tumbuh liar di sela-sela makam.

Modin desa setempat, M SHoleh menambahkan, kerja bakti atau gorong royong membersihkan makam ini memang rutin dilakukan setiap menjelang bulan Ramadhan dan Muharam atau Suro.

"Di dalam Agama Islam memang dianjurkan untuk menjaga kebersihan di manapun, baik di rumah maupun makam, memang sunah rasul," katanya.

Di desa ini, kata dia, membersihkan makam dilakukan selama seminggu sebelum Ramadhan dengan bergantian setiap harinya. Setiap warga akan mendapat giliran sesuai dengan wilayah rukun tetangga (RT). 

"Warga yang tidak bisa karena urusan lainnya juga tidak ada paksaan, mereka akan dikenakan sumbangan untuk minum dan rokok yang kerja bakti," ujarnya.

Menjelang pukul 09.00 WIB, satu persatu warga yang sejak pagi atau sekira pukul 07.00 WIb sudah membersihkan makam kembali ke rumah masing-masing. Sisanya akan dibersihkan oleh warga lainnya yang belum ikut hari ini. (sym)

(sal)
Live Streaming
Logo
breaking news x