Image

Polisi Berhasil Tangkap 10 Mafia Bahan Pokok di Pasar Induk Kramat Djati

Ilustrasi pedagang induk Kramat Djati (Foto: Okezone)

Ilustrasi pedagang induk Kramat Djati (Foto: Okezone)

JAKARTA- Langkah tegas kepolisian dalam memberantas mafia bahan pokok jelang ramadan ini dibuktikan melalui penangkapan 10 mafia bahan pokok, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Wakil Satgas Pangan, Brigjen Agung Setya mengatakan 10 pelaku diamankan berawal dari informasi adanya praktek pungli yang terjadi pada aktifitas bongkar bahan pokok di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Perbuatan para pelaku ini akan berpengaruh terhadap harga bahan pokok yang dijual oleh para pedagang, harga menjadi naik dikarenakan aktifitas pungli tersebut," kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/5/2017).

Berangkat dari informasi tersebut, tim Satgas Pangan melakukan penyelidikan dan diketahui ada 10 pelaku diduga melakukan praktek pungli ke distributor dan pedagang dengan cara meminta uang terhadap setiap aktifitas bongkar barang dagangan di Pasar Induk Kramat Jati.

"Para pelaku akan melakukan tindakan lain apabila para distributor dan pedagang tidak menuruti permintaan pelaku. Dan uang yang diterima pelaku digunakan untuk kepentingan pribadi," katanya.

Dari pelaku tim Satgas Pangan turut mengamankan barang bukti yakni 5 bundel kupon bongkar yang sudah digunakan, rekapan atau catatan bongkar muat, 4 botol air mineral cap gunung, dan sejumlah uang sebesar Rp337 ribu.

Setelah dilakukan penyidikan dua orang pelaku ditetapkan sebagai tersangka yakni Suparjo(56) yang merupakan anggota ormas FBR dan Romadi (52) yang merupakan anggota ormas Bapengkar.

"Delapan pelaku lainnya masih dalam proses pendalaman lebih lanjut," kata Agung.

Satgas Pangan, kata pria yang juga Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim ini akan terus mengidentifikasi simpul-simpul yang menyebabkan kenaikan harga bahan pokok.

"Jika ditemukan penyimpangan kita akan melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri yang berakibat harga menjadi naik," tukasnya.

(muf)
TAG : pasar
Live Streaming
Logo
breaking news x